Sinergi Literasi Digital di Kelurahan Rappokalling
Program BISA Digital (Bimbingan Inklusif Skill Anak) telah sukses menyelesaikan rangkaian pembelajaran intensif selama lima kali pertemuan bersama anak-anak binaan Sikola Mangkasara. Para peserta, yang akrab disapa “Prajurit Langit”, mendapatkan wawasan baru mengenai dunia teknologi di tengah keterbatasan akses yang ada.
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bagaimana inisiatif lokal dapat menjawab tantangan literasi digital nasional, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan yang secara indeks masih membutuhkan perhatian lebih dibanding wilayah lain di Indonesia.

Antusiasme Prajurit Langit dalam Menguasai Skill Digital
Selama proses bimbingan berlangsung, anak-anak prasejahtera di Rappokalling menunjukkan semangat dan disiplin yang luar biasa. Materi yang disusun secara inklusif membuat mereka mudah menyerap ilmu dari tim Inovaksi.
Fokus Pembelajaran Inklusif
Pembelajaran tidak hanya terfokus pada teknis, tetapi juga pada pembentukan karakter digital, antara lain:
– Penguasaan Aplikasi Produktivitas: Belajar mengetik, membuat dokumen, dan menggunakan alat kreatif seperti Canva.
– Keamanan dan Etika Online: Memberikan pemahaman tentang privasi, keamanan akun, dan etika berkomunikasi di ruang siber.
– Pengenalan Karier Digital: Membuka wawasan anak-anak tentang profesi masa depan seperti desainer dan content creator
Dampak Positif dan Perubahan Pola Pikir
Melalui platform bisadigital , Inovaksi berhasil menciptakan transformasi nyata. Data menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang ramah anak dan adaptif mampu meningkatkan kemampuan peserta secara drastis
Peningkatan skor rata-rata hingga +43 poin membuktikan bahwa dengan pendampingan yang tepat, anak-anak marginal mampu bersaing di era digital. Lebih dari itu, program ini menanamkan kemandirian belajar dan kepercayaan diri bagi para peserta
Apresiasi dan Keberlanjutan Program
Program yang diprakarsai oleh tim Inovaksi, termasuk Muliani yang telah menjadi donatur selama belasan tahun di Sikola Mangkasara, mengedepankan nilai pengabdian tulus atau “Beraksi karena Allah”
Keberhasilan implementasi di Rappokalling dan Pulau Bontosua menjadi pondasi bagi Inovaksi untuk terus mengembangkan fitur beasiswa digital dan memperluas jangkauan inklusi teknologi di seluruh Indonesia
